بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Assalamu'alaikum ....Selamat Datang......di Web.UPTD PENDIDIKAN TK,SD dan PLB Kec.Lengkong Kab Nganjuk...
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 April 2013

STANDAR PENGEMBANGAN KKG/MGMP



Dalam standar pengembangan KKG/MGMP yang dimaksud dengan:
1. Standar pengembangan KKG/MGMP adalah unsur-unsur yang harus dimiliki oleh KKG/MGMP yang mencakup organisasi, program, pengelolaan, sarana dan prasarana, sumber daya manusia,pembiayaan, dan penjaminan mutu.
2.  KKG (Kelompok Kerja Guru) merupakan wadah atau forum kegiatan profesional bagi para guru Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah di tingkat gugus atau kecamatan yang terdiri dari beberapa guru dari beberapa sekolah.
3.  MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) adalah forum/wadah kegiatan profesional guru mata pelajaran pada SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB yang berada pada satu wilayah/kabupaten/kota/ kecamatan/sanggar/gugus sekolah.
4. Organisasi adalah struktur kepengurusan dan legalitas administrasi
KKG/MGMP
5.  Program adalah rencana kegiatan KKG/MGMP yang mencakup jangka
pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
6. Pengelolaan adalah proses pelaksanaan program KKG/MGMP.
7. Sarana dan prasarana adalah fasilitas fisik untuk menunjang
KKG/MGMP
8.  Instruktur adalah pembimbing/narasumber/tutor/pengajar dalam kegiatan
KGG/MGMP, dapat berasal dari guru atau non guru, dan sifatnya
temporer.
9.  Guru inti adalah pembimbing/narasumber/tutor/pengajar dalam kegiatan
KGG/MGMP, dan sifatnya tetap
10. Pembiayaan adalah dana yang digunakan untuk kegiatan KKG/MGMP
11.Penjaminan mutu adalah sistem untuk mengaudit kesesuaian antara
pelaksanaan KKG/MGMP dengan standar yang ditetapkan.
A. Standar Program
1. Penyusunan program KKG/MGMP dimulai dari menyusun Visi, Misi , Tujuan, sampai kalender kegiatan.
2. Program KKG/MGMP diketahui oleh Ketua KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD) atau Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan disyahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
3. Program KKG/MGMP terdiri dari program rutin dan program pengembangan.
4. Program rutin sekurang-kurangnya terdiri dari:
a. Diskusi permasalahan pembelajaran
b. Penyusunan silabus, program semester, dan Rencana Program Pembelajaran
c. Analisis kurikulum
d. Penyusunan instrumen evaluasi pembelajaran
e. Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi Ujian Nasional
5. Program pengembangan dapat dipilih sekurang-kurangnya tiga dari
kegiatan-kegiatan berikut:
a. Penelitian
b. Penulisan Karya Tulis Ilmiah
c. Seminar, lokakarya, koloqium (paparan hasil penelitian), dan diskusi panel
d. Pendidikan dan Pelatihan berjenjang (diklat berjenjang)
e. Penerbitan jurnal KKG/MGMP
f. Penyusunan website KKG/MGMP
g. Forum KKG/MGMP provinsi
h. Kompetisi kinerja guru
i. Peer Coaching (Pelatihan sesama guru menggunakan media ICT)
j. Lesson Study (kerjasama antar guru untuk memecahkan masalah pembelajaran)
k. Professional Learning Community (komunitas-belajar professional)
l. TIPD (Teachers International Professional Development)/ kerjasama MGMP   internasional
m. Global Gateway (kemitraan lintas negara)

B. Standar Organisasi
1. Organisasi KKG dan MGMP terdiri dari: pengurus, anggota, SK pengesahan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan mempunyai  AD/ART.
2. Pengurus KKG dan MGMP terdiri dari: Ketua, Sekretaris, Bendahara,dan Bidang, dipilih oleh anggota berdasarkan AD/ART.
3. Anggota KKG terdiri dari guru kelas, guru agama, dan guru penjaskes di SD/MI yang anggotanya berasal dari 8 – 10 sekolah dan direkrut dengan prosedur tertentu. Untuk daerah terpencil anggotanya berasal dari 3 – 5 sekolah.
4. Anggota MGMP terdiri dari guru mata pelajaran di SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, SLB/MALB. Yang anggotanya berasal dari 8 – 10 sekolah dan direkrut dengan prosedur tertentu. Untuk daerah terpencil anggotanya berasal dari 3 – 5 sekolah.

C. Standar Pengelolaan
1. Pengelolaan kesellurruhan prrogrram KKG/MGMP menjjadii ttanggung jjawab
ketua KKG//MGMP..
2. Pelaksanaan masiing--masiing prrogrram diillakukan olleh paniittiia yang
diipiimpiin olleh seorrang penanggung jjawab berrdasarrkan surratt keputtusan
kettua KKG//MGMP..
3. Pelaksanaan masing-masiing prrogram berrpedoman pada Kerangka
Acuan Kerrjja ((KAK)) yang diisusun olleh pengurrus KKG//MGMP..
4.. Paniittiia membuatt prroposall kegiiattan yang melliiputtii:: perrencanaan,,
Pelaksanaan,, pembiiayaan,, dan pelaporran kegiiatan..
5.. Pengurrus memanttau dan mengevalluasii kegiiattan..

D. Standar Sarana dan Prasarana
1. Sarana dan prasarana yang tersedia di setiap KKG/MGMP sekurangkurangnya
adalah:
a. Ruang/Gedung untuk kegiatan KKG/MGMP
b. Komputer
c. Media Pembelajaran
d. OHP/LCD Proyektor
e. Telepon dan Faximile
2. Sarana dan prasarana tambahan yang tersedia sekurang-kurangnyaterdiri dari tiga daftar berikut:
a. Laboratorium IPA
b. Laboratorium Bahasa
c. Laboratorium Micro Teaching
d. Perpustakaan
e. Audio Visual Aids (AVA)
f. Handy cam dan kamera digital
g. Internet
h. Davinet (Digital Audio Visual Network)


E. Standar Sumber Daya Manusia
1. Pendidik yang menjadi pembina kegiatan KKG/MGMP harus memiliki
kriteria:
a. Memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S1
b. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 10 (sepuluh)
tahun
c. Memiliki keahlian yang relevan dengan materi yang disampaikan
2. Pendidik pada butir 1 dapat terdiri dari:
a. Instruktur
b. guru Inti
c. Pemandu/tutor
d. Pengawas
e. Kepala Sekolah
f. Widyaiswara
g. Dosen.
h. Pejabat struktural maupun nonstruktural Dinas Pendidikan Propinsi
dan Kabupaten/Kota.
i. Pejabat Struktural maupun nonstruktural Departeman
j. Tim Pengembang (intstruktur terpilih)

F. Standar Pembiayaan
1. Pembiayaan kegiatan KKG/MGMP mencakup sumber dana,penggunaan, dan pertanggungjawaban.
2. Sumber Dana kegiatan KKG/MGMP dapat terdiri dari:
a. Iuran anggota/sekolah
b. Dinas Pendidikan Propinsi atau kabupaten/kota
c. Departemen
d. Donatur
e. Unit produksi
f. Hasil kerjasama
g. Masyarakat
h. Sponsor yang tidak mengikat dan sah
3. Dana KKG/MGMP hanya dapat digunakan untuk membiayai:
a. Program rutin
b. Program pengembangan
4. Pertanggungjawaban keuangan KKG/MGMP mengacu pada sistem
pelaporan keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

G. Standar Penjaminan Mutu
1. Kegiatan KKG/MGMP perlu disertai dengan sistem penjaminan mutu
yang akan melihat kesesuaian antara standar dengan pemenuhannya.
2. Data untuk penjaminan mutu diperoleh dengan melakukan pemantauan
dan evalusai.
3. Pelaksanaan penjaminan mutu yang meliputi mekanisme pemantauan
dan evaluasi serta pelaporannya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga
(ART).
4. Laporan meliputi substansi kegiatan dan administrasi disampaikan
kepada ketua KKG/MGMP, ketua KKKS/MKKS, dan Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota.

 
Sumber :DIREKTORAT PROFESI PENDIDIK DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONALREPUBLIK INDONESIA 2008


Jumat, 12 April 2013

Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Orang Lain

Berikut tips cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain, berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal, berkomunikasi dengan atasan, berkomunikasi dengan lawan jenis.
1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda.
2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka.
3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.
4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif.
5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut.
6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.
7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalahdengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu.
8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda.
9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua.
10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara.
12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka.
13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal Ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan.
14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan.

Cara Memunculkan Rasa Percaya Diri

Berikut tips cara memunculkan rasa percaya diri yang bisa anda lakukan.

aaaaaadd

1. Tersenyum
Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.
Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika anda tersenyum.

2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda
Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi anda.
“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” (Confident Eye Contact, Unlimited Confidence)

3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda
Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.

4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain

Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki, bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar anda menerimanya.

5. Tampillah Serapih Mungkin
Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan anda.
”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.” (Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)

6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak
Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan anda:
“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)

7. Reka Ulang
Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.

8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya
Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan anda terhadap industri dan perusahaan mereka.
Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.

9. Bicaralah Perlahan
Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat, anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang anda katakan.
Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.

10. Ikut Ambil Bagian
Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar anda.
Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan anda.

http://www.rezkyutama.com/2012/11/cara-memunculkan-rasa-percaya-diri.html

Senin, 01 April 2013

Intrumen Monitoring Kegiatan Guru Pasca Sertifikasi

Instrumen monitoring

ADMINISTRASI PEMBELAJARAN GURU PROFESIONAL

SDN DI KEC.LENGKONG KAB.NGANJUK

 

 

Nama Guru                 : ………………………………………….

Mata Pelajaran            : ………………………………………….

Nama Sekolah            : ………………………………………….

No

Aspek Yang Diamati

Nilai

Keterangan

1

2

3

4

5

1

Apakah guru memiliki SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah tahun pelajaran terakhir.

 

 

 

 

 

 

2

Apakah guru memiliki jadwal pelajaran minimal 24 jam per minggu

 

 

 

 

 

 

3

Apakah guru membuat program tahunan dalam tahun terakhir.

 

 

 

 

 

 

4

Apakah guru membuat program semester untuk dua semester terakhir.

 

 

 

 

 

 

5

Apakah guru memiliki silabus yang dibuat sendiri

 

 

 

 

 

 

6

Apakah guru memiliki RPP yang disusun sendiri

 

 

 

 

 

 

7

Apakah guru melakukan pembelajaran sesuai jadwal

 

 

 

 

 

 

8

Apakah guru memiliki dan menggunakan buku teks dan buku referensi

 

 

 

 

 

 

9

Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UH.

 

 

 

 

 

 

10

Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UTS

 

 

 

 

 

 

11

Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik, kriteria dan kisi-kisi penilaian UAS

 

 

 

 

 

 

12

Apakah guru mengoreksi hasil ulangan

 

 

 

 

 

 

13

Apakah guru membuat program dan instrumen penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

 

 

 

 

 

 

14

Apakah guru mendokumen-tasikan hasil penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

 

 

 

 

 

 

15

Apakah guru memiliki buku daftar nilai dan berisi Nilai UH, Remidi, UTS, UAS dan Nilai Tugas.

 

 

 

 

 

 

16

Apakah guru melakukan analisis hasil evaluasi UH.

 

 

 

 

 

 

17

Apakah guru menyusun dan melaksanakan program remedial.

 

 

 

 

 

 

18

Apakah guru menyusun dan melaksanakan program pengayaan.

 

 

 

 

 

 

19

Apakah guru mendapatkan tambahan dan memiliki data administrasi tugas selain mengajar

 

 

 

 

 

 

20

Apakah guru memiliki buku agenda mengajar

 

 

 

 

 

 

21

Apakah guru memiliki Permendiknas nomor 22, 23 tahun 2006 dan Permendiknas nomor 20 tahun 2007

 

 

 

 

 

 

22

Apakah guru memiliki buku-buku panduan (panduan pengembangan RPP, panduan pengembangan silabus, panduan pengembangan bahan ajar dll)

 

 

 

 

 

 

23

Apakah guru melakukan pengembangan bahan ajar

 

 

 

 

 

 

24

Apakah guru memiliki karya ilmiah populer

 

 

 

 

 

 

25

Apakah guru memiliki hasil PTK

 

 

 

 

 

 

Catatan :

5 : Amat Baik

4 : Baik

3 : Cukup

2 : Kurang

 1 : Sangat Kurang

 
                                                           

                                                                                                            ......................., .............................

                                                            Petugas Monitoring                        Guru yang bersangkutan,

 

 

 

 

                                                            ……………………….                 …………………………...

                                                            NIP.                                              NIP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                  

 

 

 

 

 

 

INSTRUMEN PENILAIAN SILABUS

 

 

Nama Guru              : …………………………….......................................

Nama Sekolah         : …………………………….......................................

Nama Sekolah         : …………………………….......................................

No

Aspek Penilaian

Deskriptor

Skor

Keterangan

1.            

                       

Ketepatan dan keajegan  SK/KD

·         Rumusan Standar Kompetensi  (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) sesuai dengan standar Isi

·         Jika terjadi perubahan urutan,maka sesuai dengan hierarki konsep disiplin ilmu atau tingkat kesulitan materi

·         Ada kesesuaian antara KD dengan komponen-komponennya  (indikator, materi, kegiatan belajar, media/sumber, evaluasi)

 

 

2.

Keakuratan Materi  Pembelajaran

 

·         Materi pembelajaran benar secara teoritis

·         Materi pembelajaran mendukung pencapaian KD (Selaras dengan KD)

·         Sesuai dengan tingkat perkembangan dan bermanfaat bagi peserta didik

 

 

3.

Kegiatan Pembelajaran

·         Kegiatan pembelajaran memuat aktivitas belajar yang berpusat pada siswa/belajar aktif

·         Tahapan kegiatan pembelajaran mendukung tercapainya KD

·         Kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk  mengembangkan kecakapan hidup (personal, sosial)

·         Sesuai dengan pengalaman belajar yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran

 

 

4.

Indikator

·         Rumusan indikator berisi jabaran perilaku untuk mengukur tercapainya KD

·         Rumusan indikator berupa kata kerja operasional yang dapat diukur dan diobservasi

·         Terdiri dari beberapa rumusan indikator (minimal 2 indikator) untuk setiap KD

·         Tingkat kata kerja lebih rendah atau minimal sama dengan KD

 

 

5.

Penilaian

·         Alat penilaian sesuai  dan mencakup seluruh indikator

·         Wujud/contoh alat penilaian jelas dan sesuai dengan indikator

 

 

6.

Alokasi Waktu

·         Alokasi waktu sesuai dengan cakupan kompetensi

·         Alokasi waktu sesuai dengan program semester yang telah disusun

 

 

7.

Sumber Belajar

·         Sumber belajar sesuai untuk mendukung tercapainya KD

·         Sumber belajar bervariasi

 

 

Jumlah Skor Perolehan

 

 

 

 

 

 

Kriteria Penilaian

Setiap munculnya  deskriptor secara sempurna  mendapat skor  2

Deskripor yang muncul, namun kurang sempurna mendapat skor 1 dan tidak munculnya deskriptor mendapat skor 0.

 

Skor maksimal  20 x 2 = 40

 

clip_image002

 

........................, …………………

Penilai,

 

                                                                                                                       

 

                                                                                                ...........................................

                                                                                                NIP.


INSTRUMEN PENILAIAN RPP

 

Nama Guru              : …………………………….......................................

Nama Sekolah         : …………………………….......................................

Nama Sekolah         : …………………………….......................................

No

Aspek Penilaian

Deskriptor

Skor

Keterangan

1.            

                       

Kesesuaian SK, KD, indikator, dan alokasi waktu

·         Rumusan standar kompetensi  (SK) dan KD sesuai dengan standar Isi

·         Rumusan indikator berisi perilaku untuk mengukur tercapainya KD dan alokasi waktu sesuai dengan cakupan kompetensi dan alokasi yang tersedia di dalam silabus

·         Rumusan indikator berupa kata kerja operasional yang dapat diukur dan atau diobservasi dan sesuai dengan indikator yang ada di silabus

 

 

2.

Tujuan Pembelaja-ran

·         Rumusan tujuan pembelajaran selaras dengan KD

·         Rumusan tujuan pembelajaran merupakan rincian/lebih spesifik dari KD

 

 

 3.

Pengemb-angan materi dan bahan ajar

·         Materi pembelajaran benar secara teoritis

·         Materi pembelajaran mendukung pencapaian KD (Selaras dengan KD)

·         Materi pembelajaran dijabarkan dalam bahan ajar secara memadai dan kontekstual

 

 

4.

Metode Pembelajaran

·         Metode pembelajaran bervariasi

·         Tiap-tiap metode yang dicantumkan benar-benar tercermin dalam langkah-langkah pembelajaran

 

 

5.

Langkah-langkah Pembelajaran

·         Pendahuluan berisi pengaitan   kompetensi yang akan dibelajarkan dengan konteks kehidupan siswa atau kompetensi sebelumnya.

·         Kegiatan inti dituliskan secara rinci untuk menjabarkan tahapan pencapaian KD disertai alokasi waktu

·         Inti pembelajaran yang dirancang  berfokus pada siswa

·         Inti pembelajaran memberi kesempatan siswa bekerja sama dengan teman atau berinteraksi dengan lingkungan/masyarakat sekitar

·         Penutup pembelajaran berisi penyimpulan/ refleksi/ atau tindak lanjut (tugas pengayaan/ pemantapan)

·         Rumusan langkah-langkah pembelajaran menggambarkan kegiatan dan materi yang akan dicapai.

 

 

6.

Sumber Belajar

·         Sumber belajar sesuai untuk mendukung tercapainya KD

·         Sumber belajar bervariasi

 

 

7.

Penilaian

·         Alat penilaian sesuai  dan mencakup seluruh indikator

·         Rubrik/pedoman penyekoran/kunci jawaban dicantumkan secara jelas dan tepat

 

 

Kriteria Penilaian

Setiap munculnya  deskriptor secara sempurna  mendapat skor  2

Deskripor yang muncul, namun kurang sempurna mendapat skor 1 dan tidak munculnya deskriptor mendapat skor 0.

 

Skor maksimal  20 x 2 = 40

 

clip_image002[1]

 

 

........................, …………………

Penilai,

 

                                                                                                                       

 

                                                                                                ...........................................

                                                                                                NIP.

clip_image004clip_image006